Warisan Kekaisaran

Kaisar Qianlong

1735 – 1796 M

Qianlong memerintah dengan tangan yang sama ia gunakan untuk mengukir puisi di atas giok — menyatukan kekuasaan dan keindahan dalam satu warisan yang bertahan jauh melampaui batas zamannya.

60+

Tahun kekuasaan, menjadikannya salah satu kaisar paling lama memerintah dalam sejarah Tiongkok

40.000+

Sajak ditulisnya sepanjang hidup, sebagian diukir langsung di atas giok koleksinya

Ribuan

Karya giok dikumpulkan istana, membentuk koleksi kekaisaran termegah pada masanya

Ruang istana Dinasti Qing, tempat Pangeran Qianlong dibesarkan

1711

Kelahiran Sang Pangeran

Lahir dengan nama Hongli, ia tumbuh sebagai cucu kesayangan Kaisar Kangxi dan dibesarkan di tengah kemegahan istana. Sejak usia dini, ia diperkenalkan pada seni, sastra, dan kaligrafi — fondasi yang kelak menumbuhkan kekagumannya pada giok, batu yang akan menjadi obsesi sepanjang hidupnya.

1735

Naik Tahta, Awal Enam Dekade Kekuasaan

Pada usia 24 tahun, Hongli dinobatkan sebagai Kaisar Qianlong, kaisar keenam Dinasti Qing. Di bawah pemerintahannya, Tiongkok memasuki salah satu periode paling stabil dan makmur dalam sejarahnya — fondasi yang memungkinkan seni dan kebudayaan, terutama seni giok, tumbuh tanpa batas.

Liontin giok berukir, salah satu karya istana era Kaisar Qianlong
Giok tidak berbicara, namun ia menyimpan kebijaksanaan seribu tahun. Aku hanya menuliskan apa yang telah lama ia ketahui.
— disarikan dari sajak-sajak Kaisar Qianlong

1736 – 1795

Puncak Kejayaan Seni Giok Istana

Qianlong menghidupkan kembali bengkel-bengkel istana dan mendatangkan jadeite hijau dari Myanmar melalui jalur perdagangan kuno. Di tangan para maestro pengukir, material pilihan ini diubah menjadi karya yang menyatukan presisi teknis dengan puisi pribadinya sendiri — menetapkan standar keindahan imperial yang hingga kini masih menjadi rujukan.

Sosok berbusana kaisar Qing memandang kota modern, warisan yang berlanjut

1799

Warisan yang Tak Pernah Pudar

Meski turun tahta pada 1796 sebagai penghormatan atas masa kekuasaan kakeknya, Qianlong tetap memegang kendali penuh hingga wafat pada 1799. Semangat dan standar keindahan yang ia tetapkan terus hidup — dihidupkan kembali oleh Anggara Treasures dalam setiap kristal imperial fengshui yang dikurasi dengan keaslian dan kualitas setara istana Qing.

Lanjutkan Kisah

Kembali ke Warisan Anggara Treasures

Jelajahi linimasa lengkap, dari istana Dinasti Qing hingga koleksi kristal imperial fengshui masa kini.

Kembali ke Sejarah Lihat Koleksi